MEGABUILD East Indonesia 2016 Hadirkan Solusi Terbaik Industri Arsitektur, Desain Interior, dan Bahan Bangunan

MEGABUILD East Indonesia 2016 Hadirkan Solusi Terbaik Industri Arsitektur, Desain Interior, dan Bahan Bangunan

KAMIS, 03 NOVEMBER 2016

Surabaya kembali dipilih untuk ajang pameran terbesar di akhir tahun ini yakni Pameran MEGABUILD East Indonesia 2016, yang berlangsung mulai tanggal 3 hingga 6 November 2016, di Grand City, Convention & Exhibition, Surabaya. Di mana tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kedua di Surabaya.

Pameran MEGABUILD East Indonesia menjadi sebuah platform yang sempurna bagi segenap pelaku industri di bidang arsitektur, desain interior dan bahan bangunan untuk memperkenalkan produk dan teknologi terbaru dan terbaik mereka, meningkatkan brand awareness dan eksistensi merek mereka, menjalin hubungan (networking) serta kesempatan untuk pengembangan wilayah usaha mereka ke wilayah Jawa Timur hingga Indonesia bagian timur.

Bagi pengunjung, pameran ini akan menjadi platform terbaik untuk mengenal produk-brand-teknologi terbaru, bertemu, berbagi dan memperoleh informasi serta wawasan baru di bidang arsitektur, desain interior dan bahan bangunan. Selain itu, memperluas jaringan (networking) mereka di bidang ini.

General Manager Reed Panorama Exhibitions, James Boey, dalam pernyataannya saat media gathering, Kamis (3/11/2016), mengatakan bahwa Surabaya adalah pintu utama untuk menghubungkan segala hal ke wilayah Indonesia Timur. Termasuk MEGABUILD East Indonesia yang akan membidik pasar mulai Jawa Timur, Bali, Lombok, Makasar, Semarang, Pontianak, Banjarmasin, Manado, Balikpapan, hingga Papua.

“Sesuai dengan topik yang kami angkat di 2016 yakni “New in The East”, MEGABUILD East Indonesia merupakan satu-satunya pameran yang membawa tiga industri dalam satu pameran, industri arsitektur, desain interior dan bahan bangunan. Dan dalam 1 pameran bisa membidik 10 pasar di wilayah Indonesia Timur,”kata James Boey.

MEGABUILD East Indonesia 2016 menghadirkan berbagai kegiatan dan program yang bukan hanya sekedar menyajikan produk maupun teknologi baru di dunia bahan bangunan namun juga memberikan edukasi maupun informasi dan perkembangannya bagi para pengunjung yang hadir. James juga menambahkan,“merupakan kesempatan yang baik bagi masyarakat untuk berkunjung ke pameran. Selain diikuti oleh perusahaan dari industri bahan bangunan, arsitektur dan desain interior di Jawa Timur dan Indonesia, pameran ini juga menghadirkan berbagai produk seperti roof deck, pintu dan jendela, lighting, sanitary ware, perabot dan perlengkapan rumah tangga, keramik/ubin, railing, dan sebagainya. Sebagai salah satu bentuk dukungan kami, tiket masuk ke dalam pameran MEGABUILD East Indonesia tidak dipungut biaya!,” tambah James Boey.

MEGABUILD East Indonesia 2016 diikuti 75 peserta dimana 75 persennya adalah perusahaan-perusahaan dari Indonesia. Sedangkan target transaksi pameran sekitar Rp 150 miliar atau naik dari pameran tahun lalu sebesar Rp 80 miliar.

Jumlah pengunjung juga ditargetkan meningkat dari pameran serupa di Surabaya, sebanyak 15,000. “Tahun lalu jumlah pengunjung pameran MEGABUILD di Surabaya mencapai 7,500 pengunjung,”tukas James Boey.

Untuk target pengunjung 15,000 pengunjung , terdiri dari Business to Business (b2b) dan Business to Customer (b2c) seperti distributor, agen, retailer, developer, konsultan, kontraktor, arsitek, desain interior, dekorator, arsitek landcape, pemerintahan, asosiasi, mahasiswa hingga masyarakat umum pemilik properti yang ingin membangun atau merenovasi rumah/ apartemen/ kantor/ tempat usaha mereka.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf saat meresmikan pameran MEGABUILD East Indonesia 2016, berharap pameran ini bisa menginspirasi para desainer untuk bisa menghasilkan karya desain berkualitas internasional. Terlebih di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), persaingan di industri desain interior cukup ketat. “Indonesia harus jadi pemenang di MEA. Kalau dulu desain interior tidak banyak dibicarakan sekarang dunia interior semakin maju. Dan bahan bangunan yang banyak dicari konsumen adalah yang murah, berkualitas dan mudah didapat,”ujar Saifullah Yusuf.

Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jawa Timur, Niken Rarasrini ST mengatakan tren desain interior sekarang lebih terfokus pada estetika. Dulu memang booming desain minimalis.

“Sekarang hampir setiap desain interior sudah memasukkan unsur estetika. Jadi desain interior tidak sekadar dilihat dari sisi fungsi tapi juga bagaimana estetika interiornya. Dengan demikian, sebuah bangunan bisa lebih nyaman dihuni sekaligus indah dilihat,”ujarnya.

Sedangkan dari sisi permintaan desain interior, Niken menjelaskan terjadi keseimbangan pasarnya yakni 50 persen untuk kebutuhan hospitality (seperti hotel, perkantoran) dan 50 persen untuk residential seperti apartemen dan kondominium.

Dari sisi jumlah desainer terutama yang profesional, Niken menjelaskan, anggota HDII Jawa Timur sebanyak 100. Ditambah 200 anggota yang berasal dari kalangan mahasiswa. “Dari sisi jumlah dan kegiatan yang dilakukan HDII Jawa Timur berada di peringkat ketiga setelah Jakarta dan Jawa Barat. Sementara dari sisi kualitas, mendorong anggotanya untuk bersertifikasi. Secara nasional, jumlah HDII yang bersertifikasi baru 20 persen. Kami berharap dengan sertifikasi yang dimiliki, desainer kita bisa bersaing di dunia internasional,“tukasnya.

Lebih dari 17 work shop yang diselenggarakan dalam 2 panggung yang berbeda. Seminar dan talk show terbuka untuk pengunjung profesional maupun umum dan tidak dipungut biaya. Seminar Green Building sudah disiapkan dengan tema Building Waste Management Yang Efektif & Efisien, Strategi Desain Efisien Namun Nyaman Bagi Penghuni. Sedangkan talk show yang digelar menghadirkan beragam tema, antara lain membahas fengshui dan desain interior desain serta gratis konsultasi desain interior selama 4 hari berturut-turut. Beberapa peserta pameran akan meluncurkan produk dan teknologi terbarunya, pengunjung juga dimanjakan dengan program Crazy Sale, dengan diskon hingga 50%. Harga dan penawaran khusus juga dapat ditemukan di MEGABUILD East Indonesia 2016.

MEGABUILD East Indonesia 2016 didukung Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya & Tata Ruang Propinsi Jawa Timur; Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur; Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jawa Timur; Green Building Council Indonesia (GBCI); Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Jawa Timur; Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Intakindo) Jawa Timur; Ikatan Insinyur Indonesia Jawa Timur; Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya; Universitas Widya Kartika Surabaya; Universitas Kristen Petra Surabaya; Universitas Narotama Surabaya. (*)

Megabuild Indonesia

We use cookies to operate this website and to improve its usability. Full details of what cookies are, why we use them and how you can manage them can be found by reading our Privacy & Cookies page. Please note that by using this site you are consenting to the use of cookies.