Gus Ipul Ajak Produsen Bahan Bangunan Tingkatkan Kualitas

Gus Ipul Ajak Produsen Bahan Bangunan Tingkatkan Kualitas

Surabaya, Bhirawa

Arsitek, desainer dan para produsen bahan bangunan diminta untuk terus meningkatkan kualitas guna menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ini penting sebab arsitektur, desain dan bahan bangunan merupakan satu kesatuan, sehingga dengan kerjasama yang baik akan dihasilkan produk berkualitas.

“Saat ini dunia arsitek, desain dan bahan baku baku bangunan mengalami kemajuan utamanya di sisi teknologi. Karenanya kemajuan tersebut merupakan bentuk realisasi kesiapan tiga bidang tersebut dalam era globalisasi ini,” ungkap Wagub Jatim Drs Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul saat membuka Megabuild East Indonesia 2016 di Grand City Convex Surabaya, Kamis (3/11).

Gus Ipul juga mengapresiasi kepesertaan yang didominasi industri lokal dari wilayah setempat. Kepesertaan yang didominasi industri lokal diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri daerah agar bisa bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Kami dari pemerintahan juga terus berupaya mempersiapkan dan mendorong semua industri lokal dalam menghadapi MEA,” katanya.

Dia berharap pameran ini bisa menginspirasi para desainer untuk bisa menghasilkan karya desain berkualitas internasional. Terlebih di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), persaingan di industri desain interior cukup ketat.

“Indonesia harus jadi pemenang di MEA. Kalau dulu desain interior tidak banyak dibicarakan, sekarang dunia interior semakin maju. Dan bahan bangunan yang banyak dicari konsumen adalah yang murah, berkualitas dan mudah didapat,”ujar Saifullah Yusuf

Pameran produk bangunan yang bertajuk Megabuild East Indonesia 2016 menargetkan nilai transaksi sebesar Rp 150 miliar. Pameran yang dihelat mulai 3-6 November ini merupakan pelaksanaan tahun kedua di Surabaya.

General Manager Reed Panorama Exhibitions James Boey mengatakan target itu naik dibanding nilai transaksi yang dihasilkan pada pameran serupa yang digelar pada 2015 yang hanya menghasilkan Rp 80 miliar.

“Surabaya dan Jatim adalah pintu utama yang menghubungkan segala hal yang ada di wilayah Indonesia Timur, sehingga pameran ini menjadi platform terbaik bagi pelaku industri,” katanya. Pameran tersebut, kata James merupakan satu-satunya pameran yang membawa tiga bidang industri, yakni industri arsitektur, desain interior dan bahan bangunan. “Kami optimistis bisa mencapai nilai transaksi yang ditargetkan dalam tiga hari pagelaran pameran, sebab pameran ini memiliki potensi yang cukup besar di wilayah Indonesia Timur,” katanya. Pameran yang dibuka secara gratis untuk umum ini diikuti sebanyak 75 peserta, sekitar 75% peserta berasal dari industri lokal Jatim. [rac,tis]

Megabuild Indonesia

We use cookies to operate this website and to improve its usability. Full details of what cookies are, why we use them and how you can manage them can be found by reading our Privacy & Cookies page. Please note that by using this site you are consenting to the use of cookies.